5 thoughts on “Energi Kepepet

  • November 1, 2007 at 10:59 am
    Permalink

    Benarkah…?
    Sepertinya menarik untuk dianalisis lebih lanjuuuut…

    Semangat trusss…Allahuakbar!

    Reply
  • November 2, 2007 at 1:46 pm
    Permalink

    Yup… menarik sekali.
    Bila tugas diberikan hanya untuk 2 hari dan setelah itu harus dikumpulkan, biasanya mahasiswa protes dan minta penundaan menjadi 2 minggu atau 1 minggu. Atau paling tidak lebih lama dari yang ditawarkan, misalnya 3 hari. Tapi kapan dikerjakan? Kalaupun dikasih 1 minggu, tugas tersebut umumnya dikerjakan satu malam menjelang date line. Dan hebatnya itu bisa selesai. Lebih hebatnya lagi, kemampuan untuk tidak tidur semalaman suntuk menjadi terejawantahkan. Nah Ini namanya energi karena kepepet.

    but…

    Reply
  • November 5, 2007 at 3:02 pm
    Permalink

    saat adrenalin “menanjak tinggi”…energi potensial itu akan bangkit..karena kepepet salah satunya..the question is…: kalo dalam manajemen dakwah..bisakah kita berdayakan energi kepepet ini?

    Reply
  • November 6, 2007 at 6:17 pm
    Permalink

    @ romel
    kalo dalam manajemen dakwah..bisakah kita berdayakan energi kepepet ini?
    Mungkin saja. Misal, besok LPJ harus dikumpulkan. Sementara LPJ tersebut belum dibuat sama sekali. Nah, karena besok harus dikumpulkan dan kita tidak ingin dikatakan orang yang tidak amanah atau tidak serius apalagi tidak becus , maka biasanya “BATANGGANG” alias bergadang sampai pagipun sanggup dilakukan agar LPJ terselesaikan. Yach..begitulah kira-kira pemberdayaannya.
    Tapi…lagi-lagi ini kurang bagus.

    Reply
  • July 5, 2010 at 11:34 am
    Permalink

    ya…
    sampai saat ini hal bisa di bangga dari mahsiswa adlah the power of kepepet..
    hal sulit akan cepet tertselesaikan jika mereka benar2 terdesak..

    liat blog kami
    blog.unand.ac.id/agusmansaleh

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *