Menanti Alam Berdemonstrasi

Melihatlah bukan hanya dengan mata. Mendengarlah bukan hanya dengan telinga. Membacalah bukan hanya dengan lisanan kata. Ada bencana di atas bencana, bacalah ketakutan, kekalutan dan kegalauan jiwa. Belum cukupkah demontrasi alam menggugah noktah kesadaran kita. Agar sampai pada titik nalar yang benar. Tuntutan alam adalah anugerah tuhan untuk hamba-Nya. Semuanya agar kita kembali.

Bencana apa lagi yang diundang setelah ini. Bila setiap sudut kota ada saja manusia-manusia yang berselingkuh dengan Rabb. Menyekutukannya lewat dosa-dosa yang bergentayangan di keseharian. Bergelimang, meraja dan meratulela di negeri zamrud khatulistiwa. Merambah ke seluruh lapisan masayarakat. Menyelinap ke setiap sel-sel darah. Kian hari, potretnya kian menggenaskan.

Segala daya dan kreatifitas senantiasa digunakan untuk mengup-date model dan gaya kemaksiatannya. Semuanya menjadi keselarasan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Toh, semuanya bisa dirakit menjadi suatu kebenaran dengan legalisasi. Apalagi di negara demokrasi.

Dosa dan kemaksiatan telah menjadi undangan resmi untuk menghadirkan bencana. Kemaksiatan adalah rayuan paling bagus. Sehingga, alampun turut meramaikan demonstrasi. Ia punya caranya sendiri untuk menyampaikan pernyataan sikapnya. Kapan saatnya mendatangkan banjir. Bilakah waktunya untuk gempa. Atau bilakah negeri ini dijungkirbalikkan seperti bencana yang menimpa kaum-kaum terdahulu. Ia punya parameter tersendiri untuk itu. Punya indikator stándar untuk mengesahkan bahwa sudah legal untuk menghadirkan topan. Sudah waktunya untuk badai. Sudah saatnya mengahadirkan banjir. Angin puting beliung, kebakaran, kelaparan, kekeringan, peperangan dan apa lagi? Semuanya ada di atas kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa. Alampun akan mengabarkan kepada manusia. Pada dialektika ilmiahnya dalam rengkuhan Rabbnya. Ia akan sampaikan kabar pertanda ujian atau kemurkaan-Nya.

*Judul di atas bukanlah sebuah doa dan permintaan. Inilah semacam kabar dan peringatan agar manusia kembali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *