Sebelum Kita Pulang


Jakarta yang berdebu. Pagi saja begitu. Bukan maksud menciderai hati Pak Fauzi, Gubernur daerah ini. Bukan juga kepala negera, lantaran ini ibukota. Tapi mungkin komentar sederhana saja, tentang fakta-fakta.

 

Ingin segera kembali ke kota Padang. Banyak terasa yang memanggil-manggil pulang. Samar namun nyata. Sayup namun begitu kentara. Terkilas gambaran beberapa wajah. Seraya berpesan “bawalah sesuatu”. Aku tahu, mereka tidak menginginkan debu. Tidak juga air yang membanjiri kota Jakarta. Seperti kemarin, mungkin juga esok.

Makanan, mungkin saja. Inginku, bukan makanan yang habis sekali makan. Lewat saluran pencernaan, mulut, kerongkongan, lambung, usus dan seterusnya. Dan seketika ia berubah menjadi sampah. Tidak, bukan itu. Semoga juga begitu denganmu. Tapi bila dikau memaksaku, biarlah makanan itu menyapa hatimu. Sebab, sudah lama tak terjamah olehmu. Dan juga oleh banyak wajah-wajah di sekelilngmu. Rapuh.

Sebelum kita pulang. Berbekallah. Aku ingin bekal itu lahab di hatimu. Kelak, kau akan merindukan masa-masa itu. Seperti cerita kita di awal-awal bertemu. Mmm…Di perlintasan waktu aku tunggu sehatmu. Sehatmu, ceriaku. Doa dan keselamatan untukmu semua, duhai adik-adikku.

Sebelum kita pulang, berbekallah.

Berbekallah, untuk hari yang sudah pasti
Sungguh kematian adalah muara manusia
Relakah dirimu menyertai segolongan orang
mereka membawa bekal sedangkan tanganmu hampa.

14 thoughts on “Sebelum Kita Pulang

  • February 3, 2009 at 9:58 am
    Permalink

    Berbekallah, untuk hari yang sudah pasti
    Sungguh kematian adalah muara manusia
    Relakah dirimu menyertai segolongan orang
    mereka membawa bekal sedangkan tanganmu hampa.

    Nasyid lama..Banyak pasti yang nggak tau kan?Judulnya apa?Album apa?apalagi lagu keberapa di Side mana..
    🙂

    180 derjat dari nasyid sekarang, kurang ada ruhnya bak kata orang..

    Reply
  • February 3, 2009 at 11:58 am
    Permalink

    wah..belum pulang.
    jangan lupa ya…pesanannya

    we are waiting for you

    nasyid apa tuh…
    pasti yang gak ada musik tu khan?

    Reply
  • February 3, 2009 at 1:20 pm
    Permalink

    berbekallah dengan bekal yang sangat banyak agar nanti tidak menyesal

    Reply
  • February 4, 2009 at 5:45 am
    Permalink

    @ksatria2610
    Judul Nasyidnya Dzikrul Maut, Album : Bara dalam Tazkiyah, masih Suara Persaudaraan alias Super.
    “Meluluhlantakkan kesombongan, dan mengoyak tabung air mata”

    Menangislah hai sahabat karena takut kan Allah
    Niscaya engkaukan berada dalam naungan-Nya
    di hari kiamat di saat tiada naungan untuk manusia selain naunganNya
    Dalam ampunan-Nya dalam maghfirahNya
    Dosapun berguguran, bak daun dari pepohonan

    @etosku
    nah, semoga sekarang dah tau.
    pesanannya 🙂
    semoga berkenan

    @beasiswa
    tengkyu bgt linknya 😉
    “berbekallah, sebaik-baik perbekalan adalah taqwa”

    Reply
  • February 5, 2009 at 7:49 pm
    Permalink

    bang..!
    Makasih ya..oleh-olehnya..!

    Maaf, mo pamit. Pulkam dulu…!
    Maklum abiz praktikum…;)

    salam

    Reply
  • February 6, 2009 at 2:16 pm
    Permalink

    hmm..
    Tau lah..Bara dalam tazkiyah

    ada farhan di SUPER
    1. Latar Dunia Islam
    2. Balada Sebuah Dangau
    3. Bara dalam Tadzkiyah
    4. Melodi Rindu dari Ufuk Qalbu
    5. Didalam Beatnya tetap ada cinta
    6dst

    terakhir. Ajari aku

    🙂
    masih segar dalam ingatan kok..Hmm, ada cerdas cermat about nasyid nggak??

    Reply
  • February 9, 2009 at 2:21 am
    Permalink

    baca blog antum jadi nangis,ingin segera pulang ke solok,o ya bagi yang memiliki kaset atau MP3 SUPER tolong kasih info ana ya terutama album 1,2,3,sukran.SUPER memang luar biasa masih No 1 best nasyid 2009 in my blog :-). selamat berjihad dari kakak di Saudi Arabia,semoga istiqamah ,dan dakwahnya menyentuh hati para perindu hidayah,dan kehadirannya menjadi ruhul jadid di campusnya amin.

    Reply
  • February 9, 2009 at 2:11 pm
    Permalink

    @etosku
    mmm…Keep Spirit =)

    Selamat datang.

    @ksatria2610
    Seperti yang biasa kita senandungkan bersama bukan? Mmm..kapankah masa seperti itu hadir lagi?

    elok-elok manyubarang
    jan sampai titian patah
    elok-elok di kampuang urang
    jan sampai babuek salah

    yang ini bukan nasyidnya super. Jadikan ia pesanan yang berharaga. 😉

    @akhwatifillah
    Kak, salam dari Ranah Minang. Minggu kemarin Hasdi dari Solok, jumpa dengan aktifis dakwah di Solok dan Kabupaten Solok. Para dai nya semakin terjun ke hati-hati masyarakatnya. “Esok masih ada sinaran mentari”. Seperti kata super di dalam Latar Dunia Islam. Doakan terus semoga dakwah semakin bersinar.

    jzk.

    Reply
  • February 10, 2009 at 10:43 am
    Permalink

    “Esok masih ada sinaran mentari”. Seperti kata super di dalam Latar Dunia Islam.

    🙂

    hmm..Bukan album SUPER Sepertinya.. Al Wadi, Malaysian nasheed.Nih reffnya:

    “Kebangkitan islam
    telah lama dinantikan..”

    Really??

    Reply
  • February 10, 2009 at 11:06 am
    Permalink

    hmmm…….

    perjalanan memang seperti itu….
    banyak harapan dari orang2 yang tersayang…..
    kadang menggunung menjadi sebuah beban……
    beban yang mengaktivasi seluruh neuron2 perjuangan…….

    semoga saja………
    suatu saat…..
    kita kan pulang dengan gerak nyata organ2 efektor…..
    kita kan pulang dengan setumpuk kerinduan+kemenangan……

    Reply
  • February 10, 2009 at 11:45 am
    Permalink

    hmmm….
    untuak da hasdi n de brothers……

    SEMANGAT!!!!!!

    Reply
  • February 12, 2009 at 5:28 pm
    Permalink

    @ksatria2610
    😉
    sepertinya benar ya…he..he…(ngaku)

    komentarnya “babayo” suai lo mah. 🙂
    Bu dokter praktek lapangan mungkin, ansua-ansua (peace buk 🙂

    @millaty fitra

    banyak harapan dari orang2 yang tersayang…..
    kadang menggunung menjadi sebuah beban……
    beban yang mengaktivasi seluruh neuron2 perjuangan…….

    semoga saja………
    suatu saat…..
    kita kan pulang dengan gerak nyata organ2 efektor…..
    kita kan pulang dengan setumpuk kerinduan+kemenangan……

    mmm…
    kata-kata bisa mengubah jiwa!

    salam semangat 😉

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *