Mengintip Calon Rektor Baru

Pemilihan rektor sepi
sepi dan sepi
tak ada suara begitu juga gambar
hanya masa lalu yang memanggil manggil untuk pergi
sudahlah dan begitulah
Waktu begitu sulit berjalan hingga kita masih berada pada hari ini

(keluh-kesah generasi baru)

Sunyi, sepi, lesu seperti tidak terjadi apa-apa. Tak ada tanda-tanda akan ada pesta demokrasi di kampus ini. Padahal jadwal pemilihan rektor baru tinggal hitungan hari.

Lalu sekedar mengorek informasi, siapakah gerangan calon-calon rektor baru? “Ssst, sepertinya tabu untuk dibahas. Tidak baik”. Bagitulah kira-kira ekspresi dan respon ketika bertanya ke beberapa orang.

Saya heran, sekaligus menjadi ingin semakin tahu. Apa gerangan yang terjadi. Maklum saya tidak mengerti. Ya, anggaplah ini sebagai langkah dan semangat saya mempelajari banyak hal, tidak terkecuali dinamika di kampus ini. Khususnya seputar pemilihan rektor.

Beberapa waktu yang lalu, saya melihat pengumuman di dekanat. Info tentang persyaratan, penjadwalan dan banyak lagi. Nah, lagi-lagi tidak menjadi pembicaraan banyak orang (wajar kok). Mungkinkah sembunyi-sembunyi, pikir saya. Untuk sementara mungkin saja begitu. Karena disini sepertinya begitu tabu. Dosa kali.

Dalam kesimpulansebagai hasil analisa singkat saya –tidak serumit  rangkaian listrik–sepertinya Pak Musliar Kasim tak akan ada saingan. Akan melanggeng mudah sebagai rektor kembali untuk kali kedua. Dan setelah itu menurut banyak pengamat, tentulah akan diusulkan sebagai wakil gubernur. Yup..! Seperti langkah pendahulunya. Benar atau tidak, kita lihat saja nanti. “Jatah wakil gubernur biasanya untuk rektor Unand”, bisik yang lain. “Sesekali rektor Unand jadi gubernur atau menteri kenapa?”, suara yang lain lagi.

Oh ya, sekedar bisikan-bisikan. Ada beberapa nama yang terdengar ditelinga. Benar atau tidaknya kita lihat saja pengumumannya dari panitia pemilihan nanti. Nama-nama itu adalah Prof. Dr. Novesar Jamarun, Prof.Dr.Eng. Mulyadi Boer, Prof.Dr. Helmi, Prof. Firman Hasan, SH, LLM, Prof. Elfi Sahlan Ben, Prof. Elfindri dan siapa lagi ya? “Sstt, di sini sedikit tabu”. Itulah sentilan beberapa orang. Apa iya begitu? Mmm, entahlah. Saya sedang mempelajari. Belajar memahami.

4 thoughts on “Mengintip Calon Rektor Baru

  • March 23, 2009 at 10:55 am
    Permalink

    Rektornya Pak Musliar Kasim ja lagi
    Biar banyak dapat hadiah
    Hidup Pak Mus..!

    Tapi kalau bisa jadi Gubernur, Gubernur aja
    we..hw..hw 😉

    Reply
  • March 23, 2009 at 11:53 am
    Permalink

    Wuih..ka pamilu pulo di unand
    ha..baa pulo caritonyo ko

    musim pemilu rupanya.
    mau bertukar pula rektor kita lagi
    yo lah

    kalau dek awak “tasarah se lah”
    Kalau ka mode itu juo unandnyo, aaa…yo, ka baa juo lai.
    Nan awak alah tamaik.
    sorry sorry se dulu

    kok bisa nan ka jadi rektor tu, yo nan ka mambuek unand maju. maju dalam kebaikan
    ba atu sanak

    salam dari rang rantau

    Reply
  • May 9, 2009 at 7:44 am
    Permalink

    walah…. orangnya itu2 aja nga ada yang laen…. orang “orba” semua … ada nga sih yg mudanya dan lebih ke ikhwahan 🙂 hihihi

    Reply
  • May 24, 2009 at 10:21 am
    Permalink

    Saya usul Pak Hasdi Putra, ST… !!! tapi ga sekarang.. hehehe

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *