Ranjin Ngandroid Pangkal Pandai

Ranjin Ngandroid Pangkal Pandai

Punya Android jangan cuma untuk gaya-gayaan. Apalagi yang sudah mengantongi 5 handphone bahkan lebih. Setiap saku ada HP-nya. Sorry frends kalau ada yang tersinggung. Peace. Kalo ini memang disengaja. Agar kita tidak jadi korban teknologi. Tapi mengambil advantage dari teknologi itu. Khususnya aplikasi android. Mari belajar. Kali saja kita bisa. Seperti kata pepatah, rajin ngandroid pangkal pandai.

Ranjin Ngandroid Pangkal Pandai
Ranjin Ngandroid Pangkal Pandai

Sepertinya Indonesia menjadi market android yang paling efektif. Mengapa? Dari 250 juta penduduk Indonesia, 43 juta diantaranya adalah pengguna internet dengan aksesnya didominasi mobile internet.

Dibandingkan tetangga sebelah, Malaysia yang populasinya 20 juta-an, tentu saja Indonesia lebih unggul, meskipun semuanya akses internet.

Di sisi lain, Indonesia adalah negara dengan penggunaan bahasa yang sama dan abjad yang common (roman). Lalu, bandingkan dengan negara lain yangย  tidak mengadopsi abjad roman. China misalnya, meski dalam satu negara tapi punya bahasa yang berbeda. Sehingga penduduk yang sudah dalam hitungan milyar, bahasa menjadi kendala sedikit banyaknya. Walau sebenarnya bisa di siasati dengan opsi banya bahasa.

Maka pasar yang luas ini, perlu disambut dengan aplikasi-aplikasi dalam negeri. Konten-konten yang support untuk anak bangsa dengan ke khasan Indonesia. Sebagai pembelajar, layak menjadikan ini sebagai tantangan baru untuk ngandroid. Bukan sekeder tren. Tapi peluang untuk berkarya. Apalagi disupport dengan daya dukung pendidikan di perkuliahan, sharing ide, komunitas hobi dan lain-lain.

Tidak terkecuali untuk organisasi-organisasi semisal BEM, Lembaga Dakwah Kampus, Remaja Masjid, Karang Taruna, Komunitas Geng Motor, Ibu-Ibu PKK ๐Ÿ˜‰ dan lain sebagainya.

Punya Android jangan cuma untuk gaya-gayaan. Apalagi yang sudah mengantongi 5 handphone. Setiap saku ada HP-nya. Sorry frends kalau ada yang tersinggung. He..he…emang disengaja. Agar tidak jadi korban teknologi. Tapi mengambil advantage dari teknologi itu. Kali saja kita bisa. Seperti kata pepatah, rajin ngandroid pangkal pandai.

Alert : Ngandroid bisa menyebabkan lupa waktu, menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh, memudahkan yang sulit atau malah mempersulit yang mudah. Press tombol A keluar S, gesek S keluar D dan lain-lain. Happy Ngandroid kawan. Semoga jadi aplikasinya.

10 thoughts on “Ranjin Ngandroid Pangkal Pandai

  • February 14, 2012 at 9:32 pm
    Permalink

    mau belajar bikin aplikasinya ๐Ÿ™‚

    android benar2 membantu kuliah (quick office nya), koneksi wifi-an, dan dokumentasi

    Reply
  • February 14, 2012 at 9:33 pm
    Permalink

    oia aplikasi gratisannya bener2 keren!
    alhamdulillah

    Reply
      • February 15, 2012 at 9:50 pm
        Permalink

        hoo…klarifikasi

        belum pakai android nih ๐Ÿ˜‰ masih sam**ng duos.

        Nah, untuk bisa membuat aplikasi android ternyata tidak harus punya android. Bisa? Bisa..!

        tapi kalau ada yang ‘basokek” atau ‘basidakah” dan derma android, hayuu…pauah (mangga) ditampung, dengan niru sekalian bilaman tak cukup dengan seluas telapak tangan

        Reply
        • February 15, 2012 at 11:41 pm
          Permalink

          hahaha…. samo da awak masuh pakai SAM***G COR** pingin ganti jo nan android.. ๐Ÿ˜€

          Reply
  • February 22, 2012 at 4:37 pm
    Permalink

    jadi alun diganti juo lai yang waktu di mushalla mipa patang tu yo da.??
    kini alah jadi androider..

    *cemungudh kaka,.. ๐Ÿ˜€

    Reply
  • October 8, 2012 at 3:07 pm
    Permalink

    belum punya uang utk beli hp android, masih setia dg hp nokia zaman batu… kalo dilempar ke maling, bakalan pingsan tuh

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *