Cintaku Berlabuh Di Gaza

Cintaku Berlabuh di Gaza

Hanya lima hari..
Ya… hanya lima hari aku singgah di bumimu
Tapi serasa aku sudah menjadi bagian darimu
Seakan aku lahir dan besar bersamamu
Bermain berlari dan bekerja di atas tanahmu

Saat kakiku akan menginjak tanah gaza
Aku mengira akan disambut wajah duka
Guratan luka dan penampilan nestapa
Tangan meminta serta mimik menghiba

Ternyata tidak
Aku tlah salah sangka dan salah duga
Engkau sambut kami dengan penuh suka
Wajah ceria dan hati gembira
Seolah kami malaikat yang turun dari sorga

Gaza…
Pertama kali aku shalat shubuh di masjidmu
Aku berdecak kagum atas ramainya jamaah di situ
Sekaligus tertunduk malu atas diriku
Karena masjid-masjid di negeriku tidak begitu

Ketika aku shalat zuhur berjamaah
Di masjid ‘Umary nan tertua dalam sejarah
Aku kira itu adalah hari jumat yang penuh berkah
Ternyata memang mereka sudah biasa shalat berjamaah

Gaza…
Walaupun roket-roket Israel sering menghantammu
Pesawat-pesawat siluman datang tak menentu
Panglima-panglima utamamu syahid satu-persatu
Namun perjuanganmu justru makin menggebu

Seorang lelaki tua datang kepadaku bertanya
Hai anak muda.. anda dari Indonesia?
Bagaimanakah pemuda-pemudi di sana?
Apakah jihad bersemayam di dada-dada mereka?

Gaza…
Engkau punya anak-anak muda dan orang tua
Yang jihad fiisabiilillah adalah jalan hidupnya
Mati syahid adalah cita-cita tertingginya
Sorga Firdaus adalah kampung abadinya

Izzuddin Al Qassam, Ahmad yasin sebagai Panglima
Abdul Aziz Rantisi, Shalah syahatah yang mulia
Syekh Shiyam dan Ahmad Ja’bary yang perkasa
Adalah putra-putra terbaikmu yang tlah bergelar syuhada

Khalid Misy’al, Musa Abu Marzuq dan Ismail Haniya
Muhammad Dhaif, Mahmud Zhahar dan Abu Ubaida
Abu Yusuf, Izzuddin Dahnun dan selain mereka
Masih banyak lagi dan terus berjanji setia

Gaza… cintaku telah berlabuh di sana…

(Padang, 22 Nov 2012, Hari kemengan Gaza)

Puisi : Ust. H. Irsyad Syafar Lc, MA (Ketua KNRP Sumbar, Utusan Penyerahan Bantuan Ke Gaza, Alumnus Timur Tengah, Ex Ketua PPI Mesir)

pray-for-gaza-wallpaper

3 thoughts on “Cintaku Berlabuh Di Gaza

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *