Ujian Akhir Semester Ganjil, Hasilnya Jangan Ganjil

Ujian Akhir Semester Ganjil

Ujian akhir semestar sedapatnya jangan ganjil. Apalagi hasilnya. Kendatipun dilaksanakan di semester ganjil. Kalaupun ganjil, biarlah pada kemanfaatannya. Bahwa kita memang sedang dalam ujian.

hasdi putra
Persiapan Ujian Akhir Semester

 

Persiapan Ujian

Untuk menghadapi ujian, persiapan yang dilakukan mestinya jauh-jauh hari. Bukan saat akan ujian. Apalagi jadwal ujian, apakah itu UTS atau UAS sudah ada ketetapan dari awal kuliah. Sehingganya bisa mempersiapkan diri lebih awal. Seperti halnya ujian kehidupan yang tidak terduga, ujian di dunia pendidikan yang lebih bisa diprediksi, mestinya bisa dipersiapkan secara baik. Lalu, apa saja yang perlu disiapkan untuk ujian akhir semester ini?

Menghadapi ujian bukan hanya persoalan penguasaan intelektual, tapi juga yang lainnya. Ia juga menyentuh persiapan spiritual, emosional, fisikal ataupun manajerial. Dalam aspek spiritual, juga perlu persiapan. Bayangkan bila anda ujian dengan kualitas spiritual yang lagi layu, semangat ibadah lagi payah. Efeknya jelas, keimanan yang menjadi energi kebaikan akan berada pada tingkat yang relatif rendah. Sehingga memungkinnkan sekali galau dalam mengambil keputusan-keputusan penting dalam hidup. Apalagi ujian bukan sekedar menjawab soal ke lembar jawaban. Ada soal lain yang butuh jawaban tanpa harus ditulis di lembar jawaban.

Persiapan Selain Intelektual

Begitu juga dengan persiapan emosional. Kalau kondisinya lagi marahan, belajar jadi tidak mood. Apalagi ujian. Bisa-bisa kertas jawaban juga disobek. Ughh! Ampun. Makanya kondisi emosional penting juga. Ini juga ujian lain. Yang lagi marahan, kontrol emosi dulu. Simpan dulu amarahmu. Dan berikutnya buang ke tong sampah. Ups! Dengan demikian, kemarahan tidak berimbas pada kondisi yang merugikan, apalagi sampai menggenaskan. Naudzubillah.

Tidak terkecuali fisikal. Sekiranya sudah maksimal belajar, sampai-sampai mempersiang malam, tetiba saja jatuh sakit, fatal akibatnya bukan? Maka semuanya perlu seiring sejalan. Kesehatan itu penting. Merawat kesehatan adalah ujian lain. Cara lulusnyapun berbeda dari sekedar ujian akhir semester. Kesyukuran atas nikmat sehat mesti dijaga dan dipelihara. Sebab, ini juga ujian.

Pengelolaan keseluruhannya, intelektual, spiritual, emosional dan fisikan membutuhkan siafat manajerial. Semuanya perlu dikelola maksimal. Semuanya merupakan ujian dengan porsinya masing-masing. Agar kita bisa lulus dalam setiap ujian, pengoptimalan persiapan segala lini menjadi jawab. Agar ujian semester ganjil tak bernilai ganjil. Sempurna hendaknya. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *